Pemberdayaan Kelompok Ternak Melalui Inovasi Pupuk Organik Padat Diperkaya Nanokitosan Berbasis Limbah Ternak dalam Mendukung Pertanian Sirkular di Desa Klungkung
DOI:
https://doi.org/10.69673/servicenity.v2i1.252Keywords:
Limbah Ternak, Pupuk Organik, Nanokitosan, Pemberdayaan Masyarakat, Pertanian SirkularAbstract
Pengelolaan limbah ternak yang belum terstandar di Desa Klungkung berpotensi menimbulkan masalah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi jika diolah menjadi pupuk organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Ternak Santoso melalui peningkatan kapasitas pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik padat diperkaya nanokitosan untuk mendukung pertanian sirkular. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui sosialisasi, pelatihan teknis, praktik produksi, pengemasan, branding, pemasaran sederhana, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya dua produk, yaitu pupuk organik padat dan pupuk organik diperkaya nanokitosan; peningkatan pengetahuan teknis dari 48% menjadi 82%; rata-rata pemahaman mitra dari 43% menjadi 82%; serta kemampuan teknis anggota mencapai ≥85%. Kegiatan ini membuktikan bahwa inovasi teknologi tepat guna berbasis limbah lokal dapat meningkatkan kemandirian kelompok, nilai tambah produk, dan mendukung ekonomi hijau desa.