Formulasi Sabun Cair Cuci Tangan Kombinasi Ekstrak Kulit Jeruk Bali dan Lidah Buaya Sebagai Antibakteri Alami Halal
DOI:
https://doi.org/10.69673/servicenity.v1i2.169Keywords:
Sabun Cair, Kulit Jeruk Bali, Lidah BuayaAbstract
Kebersihan tangan merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan penyebaran penyakit di masyarakat. Namun, masih banyak produk sabun cair yang menggunakan bahan antibakteri sintetis yang berpotensi menimbulkan iritasi kulit serta menimbulkan keraguan dari aspek kehalalan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sabun cair cuci tangan berbahan alami dengan kombinasi ekstrak kulit jeruk bali dan lidah buaya sebagai antibakteri alami halal, sekaligus menginformasikan kepada khalayak luas bahwa hasil penelitian ini merupakan wujud pengabdian para penulis kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental melalui beberapa tahapan, meliputi penyiapan bahan, proses ekstraksi, formulasi sabun cair, serta evaluasi karakteristik fisik sediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun cair yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang baik, stabil selama penyimpanan, menghasilkan busa yang cukup, memiliki pH basa yang sesuai untuk sabun cuci tangan, serta memberikan efek lembut pada kulit. Kandungan senyawa alami dari kulit jeruk bali berpotensi sebagai antibakteri, sedangkan lidah buaya berperan sebagai pelembap kulit. Seluruh bahan dan proses pengolahan memenuhi prinsip halal dan thayyib karena berasal dari bahan nabati dan menggunakan proses yang aman. Hasil penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan produk kebersihan berbahan alami, tetapi juga dirancang sebagai media pengabdian kepada masyarakat melalui pemanfaatan bahan lokal, teknologi sederhana, dan potensi pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Dengan demikian, sabun cair ini berpotensi menjadi alternatif produk kebersihan yang aplikatif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.