Dari Tangan Kita untuk Bumi: Mengembangkan Kesadaran Lingkungan Melalui Service Learning di Pantai Maron Semarang.
DOI:
https://doi.org/10.69673/servicenity.v1i1.100Keywords:
Kesadaran Lingkungan, Pancasila, Service learningAbstract
Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang mendesak di Indonesia, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya, terutama di kawasan pesisir seperti Pantai Maron, Semarang, mengakibatkan pencemaran lingkungan, rusaknya ekosistem laut, serta menurunnya kualitas hidup masyarakat sekitar. Kegiatan ini merupakan implementasi program service learning berbasis nilai-nilai Pancasila dan kewarganegaraan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan melalui aksi nyata bersih pantai dan pemasangan papan edukasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah praktik langsung serta wawancara dengan masyarakat sekitar sebagai bagian dari observasi kondisi lingkungan. Kegiatan dilaksanakan oleh 44 mahasiswa UIN Walisongo Semarang, dengan pembagian tugas terstruktur dan kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kepedulian peserta terhadap pentingnya menjaga lingkungan, serta respons positif dari masyarakat sekitar. Selain berdampak secara ekologis, kegiatan ini juga memberikan pengalaman reflektif dan pembelajaran nilai sosial kepada mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi gerakan kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pelestarian alam di wilayah pesisir.