Eksplorasi Faktor Akademik dan Psikologis yang Berkaitan dengan Capaian Matematika dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA): Perspektif Guru dan Siswa

Authors

  • Ananda Dwi Nur Rokhmah Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i, Lamongan, Jawa Timur, Indonesia Author
  • Alfiatus Sa'diyah Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i, Lamongan, Jawa Timur, Indonesia Author
  • Eka Fuji Nur Azizah Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i, Lamongan, Jawa Timur, Indonesia Author
  • Mohammad Nurwahid Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i, Lamongan, Jawa Timur, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.69673/junistuject.v2i1.275

Keywords:

Tes Kompetensi Akademik (TKA), Capaian Matematika, Faktor Akademik, Faktor Psikologis, Asesmen Matematika

Abstract

Tes Kompetensi Akademik (TKA) Matematika dirancang untuk mengukur kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan matematika, penalaran, dan keterampilan pemecahan masalah. Namun, siswa dapat mengalami berbagai tantangan akademik dan psikologis ketika mengerjakan soal-soal TKA Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor akademik dan psikologis yang berkaitan dengan capaian matematika siswa dalam TKA berdasarkan perspektif guru dan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang dilaksanakan di MAS Sunan Drajat 7 Palang, Tuban, Indonesia. Partisipan penelitian terdiri atas satu guru matematika dan dua siswa yang telah mengikuti TKA Matematika. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian mengidentifikasi dua tema yang saling berkaitan. Faktor akademik meliputi kesulitan dalam menginterpretasikan masalah kontekstual, keterbatasan penguasaan konsep dasar, kesenjangan belajar, kurangnya paparan terhadap soal-soal bertipe TKA, serta kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berbasis penalaran. Faktor psikologis meliputi rasa gugup, persepsi terhadap tekanan waktu, kekhawatiran memperoleh hasil yang tidak memuaskan, rendahnya kepercayaan diri, dan kesulitan berkonsentrasi. Temuan menunjukkan bahwa pengalaman siswa dalam mengerjakan TKA Matematika melibatkan interaksi antara tuntutan akademik dan respons psikologis, terutama ketika siswa menghadapi soal yang belum familiar atau dianggap menantang. Penelitian ini merekomendasikan agar persiapan TKA mengintegrasikan penguatan kompetensi matematika dasar dan berbasis penalaran dengan dukungan psikologis untuk mengembangkan kepercayaan diri, konsentrasi, dan kesiapan siswa dalam menghadapi tekanan asesmen.

Downloads

Published

2026-09-28