Peran Guru PAI dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an Siswa: Studi Kasus SMP Negeri 21 Batang Hari
DOI:
https://doi.org/10.69673/junistuject.v2i1.269Keywords:
Bimbingan Individual, Kesulitan Belajar, Makharijul Huruf, Membaca Al-Quran, Pendidikan Agama Islam, Peran Guru PAIAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi kesulitan belajar membaca Al-Qur’an pada siswa kelas IX.4 SMP Negeri 21 Batang Hari, mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi hambatan, serta mendeskripsikan upaya guru dalam membantu siswa mengatasi kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling yang melibatkan guru PAI, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pendidik, pembimbing, motivator, dan fasilitator dalam mengatasi kesulitan belajar siswa, terutama kesulitan melafalkan makharijul huruf. Upaya yang dilakukan meliputi bimbingan individual, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pemberian motivasi, latihan tambahan, dan pendekatan personal. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan awal, rendahnya motivasi, serta dukungan lingkungan yang belum optimal. Kesimpulannya, penanganan kesulitan membaca Al-Qur’an memerlukan pendampingan berkelanjutan, pembelajaran adaptif, dan kolaborasi antara guru, sekolah, siswa, dan orang tua.