Dinamika Regulasi Emosi Anak Tunagrahita Slow Learner dengan Perilaku Self-Harm

Authors

  • Hawina Mafazati UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Jawa Tengah, Banyumas Author
  • Zahratika Zalafi UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Jawa Tengah, Banyumas Author

DOI:

https://doi.org/10.69673/junistuject.v1i2.220

Keywords:

Regulasi Emosi, Self-Harm, Slow Learner, Hambatan Intelektual, Studi Kasus

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika regulasi emosi pada anak tunagrahita kategori slow learner yang menunjukkan perilaku self-harm dalam konteks interaksi sosial di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Partisipan penelitian adalah satu siswa slow learner yang teridentifikasi menunjukkan perilaku melukai diri. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara semi terstruktur dengan guru dan subjek, serta dokumentasi perilaku yang relevan. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola respons emosional, pemicu emosi, dan keterkaitan antara regulasi emosi dengan munculnya perilaku self-harm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek memiliki reaktivitas emosional yang tinggi terhadap stimulus sosial seperti ejekan teman, konflik interpersonal, dan perasaan cemburu. Emosi sering muncul secara cepat dengan intensitas kuat, namun durasinya relatif singkat. Perilaku self-harm muncul secara impulsif setelah emosi memuncak dan lebih berfungsi sebagai sarana komunikasi emosional serta upaya memperoleh perhatian dalam relasi sosial, bukan sebagai strategi menenangkan diri. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa self-harm pada anak slow learner berkaitan erat dengan kesulitan mengendalikan intensitas emosi serta kebutuhan afeksi yang tidak tersampaikan secara adaptif, sehingga pendekatan intervensi perlu menekankan penguatan regulasi emosi dan dukungan sosial.

Downloads

Published

2026-04-02